Rabu, 22 Juli 2026

Atletik

Nama guru : Muhammad Yusuf S.Pd

Mapel : Penjaskes 

hari / tanggal : Rabu, 22 Juli 2026

Kelas : XI IPA 3

materi : Atletik ( lari Sprint dan Lari Estafet )

Tujuan Pembelajaran


Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu :

1. Menjelaskan pengertian atletik pada remaja dengan benar.

2. Mempraktikkan teknik dasar aletik

3. Menjalankan simulasi perlombaan atletik


πŸ† Pengertian Atletik Atletik adalah cabang olahraga yang terdiri atas nomor jalan, lari, lompat, dan lempar, serta menjadi dasar bagi banyak cabang olahraga lainnya.

πŸ† Nomor-Nomor Atletik

Jalan cepat

Lari (sprint, jarak menengah, jarak jauh, estafet, lari gawang)

Lompat (lompat jauh, lompat tinggi, lompat jangkit, lompat galah)

Lempar (tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing, lontar martil)

πŸ† Teknik Dasar yang Dipelajari

Lari Sprint (100–400 m):

Start jongkok

Teknik berlari

Memasuki garis finis

Lompat Jauh:

Awalan

Tolakan

Melayang

Mendarat

Tolak Peluru:

Cara memegang peluru

Sikap awal

Gerakan menolak

Sikap akhir

πŸ† Peraturan Dasar

Menggunakan perlengkapan yang sesuai.

Mematuhi aba-aba wasit.

Tidak melakukan pelanggaran, seperti false start pada lari atau menginjak papan tumpuan pada lompat jauh.

πŸ†Nilai-Nilai Karakter

Disiplin

Sportivitas

Percaya diri

Kerja sama

Tanggung jawab

Aktivitas Pembelajaran

Pemanasan.

Latihan teknik dasar secara berkelompok.

Praktik nomor atletik (lari, lompat, atau tolak peluru).

Pendinginan dan refleksi.

πŸ† Penilaian

Sikap: Disiplin, sportivitas, kerja sama.

Pengetahuan: Pengertian, teknik, dan peraturan atletik.

Keterampilan: Kemampuan mempraktikkan teknik dengan benar.

https://canva.link/byl6d9p5hwu1w77 







Kamis, 05 Maret 2026

Pergaulan bebas remaja

Nama guru         : Muhammad Yusuf S.Pd
Mapel                 : Penjaskes 
hari / tanggal      : Jumat, 6 Maret 2026
Kelas                  : XI IPA 4
materi                 : Pergaulan bebas remaja

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu :

1. Menjelaskan pengertian pergaulan bebas pada remaja dengan benar.
2. Mengidentifikasi faktor penyebab pergaulan bebas di lingkungan remaja.
3. Menjelaskan dampak negatif pergaulan bebas terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial.
4. Menunjukkan sikap bijak dalam memilih pergaulan yang sehat dan positif.
5. Menyajikan contoh perilaku pergaulan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Pergaulan Bebas pada Remaja (PJOK)



1. Pengertian Pergaulan Bebas 
Pergaulan bebas adalah perilaku pergaulan yang tidak sesuai dengan norma agama, norma sosial, dan nilai moral yang berlaku di masyarakat. Pada masa remaja, pergaulan sangat penting karena membantu proses perkembangan sosial. Namun jika tidak dibatasi oleh nilai dan aturan, pergaulan dapat mengarah pada perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.




2. Faktor Penyebab Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain :

a. Faktor keluarga
Kurangnya perhatian dari orang tua.
Kurangnya pengawasan terhadap anak.

b. Faktor lingkungan
Lingkungan pertemanan yang kurang baik.
Pengaruh teman sebaya.

c. Faktor media dan teknologi
Pengaruh media sosial atau internet tanpa pengawasan.

d. Faktor pribadi
Rasa ingin tahu yang tinggi pada masa remaja.
Kurangnya pemahaman tentang dampak negatif perilaku tersebut.



3. Dampak Negatif Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti :

a. Dampak kesehatan
Risiko penyakit menular.
Gangguan kesehatan fisik dan mental.

b. Dampak sosial
Rusaknya hubungan dengan keluarga.
Dijauhi oleh masyarakat.

c. Dampak pendidikan
Menurunnya prestasi belajar.
Tidak fokus pada masa depan.



4. Cara Menghindari Pergaulan Bebas
Beberapa cara yang dapat dilakukan remaja untuk menghindari pergaulan bebas yaitu :

  • Memilih teman yang memiliki perilaku positif.
  • Mematuhi aturan keluarga dan sekolah.
  • Mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat seperti olahraga atau kegiatan ekstrakurikuler
  • Memiliki prinsip dan mampu mengatakan tidak terhadap ajakan yang negatif.
  • Mendekatkan diri kepada nilai moral dan agama.

5. Contoh Pergaulan Sehat pada Remaja
Pergaulan yang sehat dapat dilakukan dengan cara :

  • Saling menghormati dan menghargai teman.
  • Bekerja sama dalam kegiatan sekolah.
  • Mendukung teman untuk melakukan kegiatan positif.
  • Menjaga perilaku dan sopan santun dalam berinteraksi.


Assessment (Penilaian Pembelajaran)
a. Penilaian Pengetahuan
Bentuk: Tes tertulis / kuis.
Contoh soal :

Apa yang dimaksud dengan pergaulan bebas?
Sebutkan minimal 3 dampak negatif dari pergaulan bebas!
Bagaimana cara menghindari pergaulan bebas di lingkungan remaja ?

Refleksi Pembelajaran 


Rabu, 04 Februari 2026

Senam irama

Guru : Muhammad Yusuf S.Pd

Mata pelajaran : Penjaskes 

Kelas : XI 

Pertemuan : Pertama

CP : Peserta didik merancang, menerapkan, dan menghaluskan keterampilan gerak spesifik di dalam berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menciptakan dan mengembang-kan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menerapkan konsep gerak di dalam situasi gerak baru yang menantang dan menganalisis dampak tiap konsep pada capaian keterampilan gerak


ATP : Peserta didik mampu mempraktikkan teknis dasar senam irama 


Pengertian Senam Irama

Senam irama adalah gerakan senam yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau hitungan, menekankan keluwesan, kesinambungan gerak, dan ketepatan irama.


Tujuan Senam Irama

Meningkatkan kebugaran jasmani

Melatih kelenturan, keseimbangan, dan koordinasi

Mengembangkan rasa ritme dan keindahan gerak

Membentuk postur tubuh yang baik

Melatih konsentrasi dan kepercayaan diri

Unsur-unsur Senam Irama

Irama

Gerakan harus sesuai dengan musik atau hitungan.

Kelenturan

Gerakan dilakukan dengan lemas dan tidak kaku.

Kontinuitas Gerakan

Gerakan mengalir tanpa terputus.

Ketepatan Gerak

Gerakan harus sesuai teknik dan irama.


Macam-macam Senam Irama

1. Senam Irama Tanpa Alat

Gerakan tubuh saja

Contoh: senam kebugaran, senam SKJ

2. Senam Irama Dengan Alat

Menggunakan alat sederhana

Contoh: pita, bola, simpai (hulahop), tali

Kamis, 15 Januari 2026

Badminton

 Guru : Muhammad Yusuf S.Pd

Mata pelajaran : Penjaskes 

Kelas : XI 

Pertemuan : Pertama


CP : Peserta didik merancang, menerapkan, dan menghaluskan keterampilan gerak spesifik di dalam berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menciptakan dan mengembang-kan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menerapkan konsep gerak di dalam situasi gerak baru yang menantang dan menganalisis dampak tiap konsep pada capaian keterampilan gerak


ATP : Peserta didik mampu mempraktikkan teknis dasar permainan badminton secara berpasangan ( ganda putra dan putri )


Pengertian Bulutangkis

Bulutangkis adalah permainan olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (tunggal) atau dua pasangan (ganda) dengan tujuan memukul shuttlecock melewati net dan jatuh di bidang lawan.

B. Sarana dan Prasarana

Raket

Shuttlecock (kok)

Net

Tinggi net: 155 cm (tiang) dan 152 cm (tengah)

Lapangan

Panjang: 13,40 m

Lebar:

Tunggal: 5,18 m

Ganda: 6,10 m

C. Teknik Dasar Bulutangkis

1. Pegangan Raket (Grip)

Forehand grip

Backhand grip

2. Sikap Berdiri (Stance)

Sikap siap

Sikap menyerang

Sikap bertahan

3. Gerakan Kaki (Footwork)

Langkah maju, mundur, ke samping, dan menyilang

Bertujuan menjangkau shuttlecock dengan cepat dan seimbang

4. Pukulan Dasar

Servis

Servis pendek

Servis panjang

Clear (pukulan tinggi ke belakang)

Drop shot (pukulan tipis dekat net)

Smash (pukulan keras menukik)

Drive (pukulan datar cepat)

Netting (pukulan tipis di depan net)

D. Peraturan Permainan

Sistem skor: Rally point

Maksimal skor: 21 poin

Menang 2 set dari 3 set

Jika skor 20–20 (deuce), permainan dilanjutkan sampai selisih 2 poin

Jika 29–29, siapa yang mendapat poin ke-30 menang

Selasa, 04 November 2025

Pola Hidup Sehat

Guru : Muhammad Yusuf S.Pd

Mata pelajaran : Penjaskes 

Kelas : XI 

Pertemuan : Pertama


CP : Peserta didik merancang, menerapkan, dan menghaluskan keterampilan gerak spesifik di dalam berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menciptakan dan mengembang-kan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menerapkan konsep gerak di dalam situasi gerak baru yang menantang dan menganalisis dampak tiap konsep pada capaian keterampilan gerak


ATP : Peserta didik memahami pentingnya pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan dapat mempraktikkan cara enjalankan pola hidup sehat 


Pola hidup sehat adalah cara atau kebiasaan hidup sehari-hari yang membantu menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat, bugar, serta terhindar dari penyakit. 


πŸ₯— 1. Pola Makan Sehat

Konsumsi makanan bergizi seimbang (karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral).

Perbanyak sayur dan buah.

Kurangi makanan cepat saji, gorengan, dan makanan tinggi gula atau garam.

Minum air putih minimal 8 gelas per hari.

Makan dengan teratur (3 kali makan utama dan 2 kali camilan sehat).


πŸƒ‍♂️ 2. Rutin Berolahraga

Lakukan olahraga minimal 30 menit per hari, 3–5 kali seminggu.

Pilih olahraga sesuai minat: jogging, bersepeda, berenang, atau jalan cepat.

Peregangan ringan juga penting untuk melancarkan peredaran darah.


😴 3. Istirahat Cukup

Tidur 7–9 jam per malam.

Hindari begadang tanpa alasan penting.

Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari.


🚭 4. Hindari Kebiasaan Buruk

Tidak merokok.

Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.

Batasi penggunaan gawai berlebihan, terutama sebelum tidur


🧠 5. Menjaga Kesehatan Mental

Kelola stres dengan baik (meditasi, doa, hobi, atau berbicara dengan teman).

Bersyukur dan berpikir positif.

Luangkan waktu untuk istirahat dari kesibukan.


🧴 6. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Mandi dua kali sehari.

Cuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas.

jaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.


πŸ’‰ 7. Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Cek kesehatan minimal setahun sekali.

Perhatikan berat badan, tekanan darah, dan kadar gula.


Selasa, 14 Oktober 2025

Pola hidup sehat

Guru : Muhammad Yusuf S.Pd

Mata pelajaran : Penjaskes 

Kelas : XI 

Pertemuan : Pertama

CP : Peserta didik merancang, menerapkan, dan menghaluskan keterampilan gerak spesifik di dalam berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menciptakan dan mengembang-kan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menerapkan konsep gerak di dalam situasi gerak baru yang menantang dan menganalisis dampak tiap konsep pada capaian keterampilan gerak

ATP : Peserta didik memahami pentingnya pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan dapat mempraktikkan cara enjalankan pola hidup sehat 


Pola hidup sehat adalah cara atau kebiasaan hidup sehari-hari yang membantu menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat, bugar, serta terhindar dari penyakit. 

πŸ₯— 1. Pola Makan Sehat

Konsumsi makanan bergizi seimbang (karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral).

Perbanyak sayur dan buah.

Kurangi makanan cepat saji, gorengan, dan makanan tinggi gula atau garam.

Minum air putih minimal 8 gelas per hari.

Makan dengan teratur (3 kali makan utama dan 2 kali camilan sehat).


πŸƒ‍♂️ 2. Rutin Berolahraga

Lakukan olahraga minimal 30 menit per hari, 3–5 kali seminggu.

Pilih olahraga sesuai minat: jogging, bersepeda, berenang, atau jalan cepat.

Peregangan ringan juga penting untuk melancarkan peredaran darah.


😴 3. Istirahat Cukup

Tidur 7–9 jam per malam.

Hindari begadang tanpa alasan penting.

Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari.


🚭 4. Hindari Kebiasaan Buruk

Tidak merokok.

Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.

Batasi penggunaan gawai berlebihan, terutama sebelum tidur


🧠 5. Menjaga Kesehatan Mental

Kelola stres dengan baik (meditasi, doa, hobi, atau berbicara dengan teman).

Bersyukur dan berpikir positif.

Luangkan waktu untuk istirahat dari kesibukan.


🧴 6. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Mandi dua kali sehari.

Cuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas.

Jaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.


πŸ’‰ 7. Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Cek kesehatan minimal setahun sekali.

Perhatikan berat badan, tekanan darah, dan kadar gula.


Rabu, 20 Agustus 2025

Kebugaran Jasmani

Mata pelajaran : Penjaskes 

Kelas : XI 

Pertemuan : Kedua

CP : Peserta didik merancang, menerapkan, dan menghaluskan keterampilan gerak spesifik di dalam berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menciptakan dan mengembang-kan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menerapkan konsep gerak di dalam situasi gerak baru yang menantang dan menganalisis dampak tiap konsep pada capaian keterampilan gerak

ATP : Peserta didik memahami pentingnya kebugaran jasmani dan dapat mempraktikkan cara meningkatkan kebugaran jasmani 


Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan efektif dan efisien tanpa merasa terlalu lelah, serta memiliki cadangan energi untuk kegiatan lain. Ini mencakup berbagai aspek seperti kekuatan otot, daya tahan, kelenturan, dan komposisi tubuh yang sehat. 

Pengertian Kebugaran Jasmani:

Kebugaran jasmani bukan hanya tentang kemampuan fisik, tetapi juga tentang kemampuan tubuh untuk beradaptasi terhadap beban fisik dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Kebugaran jasmani yang baik memungkinkan seseorang untuk beraktivitas sehari-hari dengan lebih baik, memiliki energi lebih, dan mengurangi risiko penyakit. 

Unsur-unsur Kebugaran Jasmani:

Kekuatan: Kemampuan otot untuk menghasilkan gaya.

Daya Tahan: Kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas dalam jangka waktu lama.

Kelenturan: Kemampuan sendi untuk bergerak secara maksimal.

Komposisi Tubuh: Perbandingan antara massa otot, lemak, dan tulang dalam tubuh.

Daya Tahan Kardiovaskular: Kemampuan jantung dan paru-paru untuk memasok oksigen ke otot. 

Manfaat Kebugaran Jasmani:

Meningkatkan energi dan stamina.

Mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.

Membantu menjaga berat badan ideal.

Meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang.

Meningkatkan kualitas tidur. 

Latihan Kebugaran Jasmani:

Berbagai jenis latihan dapat dilakukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, seperti: 

Latihan Kekuatan: Angkat beban, push-up, sit-up.

Latihan Daya Tahan: Berlari, bersepeda, berenang, senam aerobik.

Latihan Kelenturan: Peregangan, yoga, pilates.

Latihan Kardiovaskular: Jalan cepat, jogging, bersepeda, senam aerobik. 

Jumat, 08 Agustus 2025

Permainan Bola Basket

Mata pelajaran : Penjaskes 

Kelas : XI 

Pertemuan : Ketiga


CP : Peserta didik merancang, menerapkan, dan menghaluskan keterampilan gerak spesifik di dalam berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menciptakan dan mengembang-kan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menerapkan konsep gerak di dalam situasi gerak baru yang menantang dan menganalisis dampak tiap konsep pada capaian keterampilan gerak.

ATP : Mempraktikkan hasil rancangan pola pertahanan dan penyerangan permainan bola basket.


Bola Basket

Pengertian, Sejarah, dan Perkembangan Bola Basket

Bola basket merupakan salah satu jenis olahraga yang menggunakan bola besar. Bola dimainkan secara berkelompok yang terdiri dari dua tim yang masing-masing beranggotakan lima orang.


Kedua tim tersebut bersaing untuk mencetak poin sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke ring/basket lawan.


Bola basket diciptakan pertama kali oleh Dr. James Naismith seorang guru asal Kanada, Amerika Serikat pada tahun 1891.


Awalnya, Naismith ingin membuat permainan yang dapat dimainkan oleh siswanya saat musim dingin. Jadi ia menciptakan permainan bola yang dimainkan di dalam ruangan.


Konsep awal permainan bola basket dimainkan oleh 9 orang di setiap timnya. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah pemain berkurang menjadi 5 pemain di masing-masing tim. Hal tersebut masih berjalan sampai sekarang.


Permainan bola basket semakin berkembang dan mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1920-an. Permainan ini pertama kali dibawa oleh bangsa Belanda yang diperkenalkan melalui saudagar Cina.


Para pedagang Cina membawa permainan bola basket sebagai permainan yang memang sudah berkembang dan sering mereka mainkan.


Kemudian para perantau ini membentuk komunitas bola basket dan mendirikan sekolah. Sehingga bola basket berkembang pesat khususnya di kalangan anak sekolah. Hal ini juga dikarenakan bola basket menjadi salah satu olahraga yang wajib dipelajari.


Waktu berganti, pada tahun 1930 komunitas basket di Indonesia mulai terbentuk di beberapa kota besar seperti di Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.


Sejak saat itu olahraga bola basket tersebar cepat di Indonesia. Salah satu komunitas basket yang melegenda adalah perkumpulan Sahabat milik Sony Hendrawan (Liem Tjien Sion) pebasket legenda di Indonesia.


Pasca kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1948 diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Solo dan untuk pertama kalinya, bola basket masuk kompetisi level nasional.


Saat itu basket hanya dimainkan oleh kelompok pria saja. Hingga pada tahun 1951, olahraga basket di PON memperbolehkan grup pria dan wanita untuk bermain.


Pada tahun yang sama, 1951, terbentuk Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia atau dikenal juga dengan Perbasi.


Permainan bola basket di Indonesia terus berkembang, pada tahun 1953 pertama kalinya regu basket Indonesia bermain di ajang internasional di Asian Games Manila.


Peraturan Bermain Bola Basket

Bola basket biasanya dimainkan di lapangan indoor ataupun outdoor.


Standar internasional bola basket terdiri dari empat babak dengan masing-masing waktu setiap babaknya adalah 10 menit (4x10 menit) dan jeda istirahat 10 menit.


Namun khusus untuk liga NBA, waktu perbabaknya menjadi 12 menit.


Ada beberapa peraturan yang dikeluarkan oleh FIBA (Federasi Bola Basket Dunia) untuk permainan bola basket ini. Beberapa di antaranya adalah:


Pebasket tidak boleh membawa bola sambil berlari, melainkan bola harus dipantulkan ke lapangan sambil berlari.

Tim akan mendapatkan poin tambahan apabila tim lawan sudah melakukan 3 kali pelanggaran.

Telapak tangan adalah bagian yang boleh menyentuh bola basket.

Dilarang mendorong, memukul, dan menendang dalam pertandingan bola basket.

Bola boleh dilemparkan ke segala arah dengan satu atau dua tangan.

Tangan tidak boleh mengepal saat memantul-mantulkan bola.

Durasi pertandingan basket selama 4x10 menit.

Pemenang adalah tim dengan perolehan poin terbanyak.

Setiap tim memiliki hak untuk time out. Setiap babak diberikan kesempatan dua kali time out dan di babak tambahan hanya boleh satu kali.

Satu poin didapatkan jika tim berhasil mencetak poin lewat titik lemparan bebas. Dua poin didapatkan jika bola dimasukkan pada area lingkaran dalam. Dan tiga poin bisa didapatkan jika bola masuk ke dalam ring dengan ditembakkan dari luar garis three points.

Kamis, 07 Agustus 2025

Bola Basket

Nama : Muhammad Yusuf S.Pd
Mata pelajaran : Penjaskes 
Kelas : XI 
Pertemuan : Pertama 

CP : Peserta didik merancang, menerapkan, dan menghaluskan keterampilan gerak spesifik di dalam berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menciptakan dan mengembang-kan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang. Peserta didik menerapkan konsep gerak di dalam situasi gerak baru yang menantang dan menganalisis dampak tiap konsep pada capaian keterampilan gerak.

Bola Basket

Pengertian, Sejarah, dan Perkembangan Bola Basket

Bola basket merupakan salah satu jenis olahraga yang menggunakan bola besar. Bola dimainkan secara berkelompok yang terdiri dari dua tim yang masing-masing beranggotakan lima orang.

Kedua tim tersebut bersaing untuk mencetak poin sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke ring/basket lawan.

Bola basket diciptakan pertama kali oleh Dr. James Naismith seorang guru asal Kanada, Amerika Serikat pada tahun 1891.

Awalnya, Naismith ingin membuat permainan yang dapat dimainkan oleh siswanya saat musim dingin. Jadi ia menciptakan permainan bola yang dimainkan di dalam ruangan.

Konsep awal permainan bola basket dimainkan oleh 9 orang di setiap timnya. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah pemain berkurang menjadi 5 pemain di masing-masing tim. Hal tersebut masih berjalan sampai sekarang.

Permainan bola basket semakin berkembang dan mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1920-an. Permainan ini pertama kali dibawa oleh bangsa Belanda yang diperkenalkan melalui saudagar Cina.

Para pedagang Cina membawa permainan bola basket sebagai permainan yang memang sudah berkembang dan sering mereka mainkan.

Kemudian para perantau ini membentuk komunitas bola basket dan mendirikan sekolah. Sehingga bola basket berkembang pesat khususnya di kalangan anak sekolah. Hal ini juga dikarenakan bola basket menjadi salah satu olahraga yang wajib dipelajari.

Waktu berganti, pada tahun 1930 komunitas basket di Indonesia mulai terbentuk di beberapa kota besar seperti di Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.

Sejak saat itu olahraga bola basket tersebar cepat di Indonesia. Salah satu komunitas basket yang melegenda adalah perkumpulan Sahabat milik Sony Hendrawan (Liem Tjien Sion) pebasket legenda di Indonesia.

Pasca kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1948 diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Solo dan untuk pertama kalinya, bola basket masuk kompetisi level nasional.

Saat itu basket hanya dimainkan oleh kelompok pria saja. Hingga pada tahun 1951, olahraga basket di PON memperbolehkan grup pria dan wanita untuk bermain.

Pada tahun yang sama, 1951, terbentuk Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia atau dikenal juga dengan Perbasi.

Permainan bola basket di Indonesia terus berkembang, pada tahun 1953 pertama kalinya regu basket Indonesia bermain di ajang internasional di Asian Games Manila.

Peraturan Bermain Bola Basket

Bola basket biasanya dimainkan di lapangan indoor ataupun outdoor.

Standar internasional bola basket terdiri dari empat babak dengan masing-masing waktu setiap babaknya adalah 10 menit (4x10 menit) dan jeda istirahat 10 menit.

Namun khusus untuk liga NBA, waktu perbabaknya menjadi 12 menit.

Ada beberapa peraturan yang dikeluarkan oleh FIBA (Federasi Bola Basket Dunia) untuk permainan bola basket ini. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Pebasket tidak boleh membawa bola sambil berlari, melainkan bola harus dipantulkan ke lapangan sambil berlari.
  2. Tim akan mendapatkan poin tambahan apabila tim lawan sudah melakukan 3 kali pelanggaran.
  3. Telapak tangan adalah bagian yang boleh menyentuh bola basket.
  4. Dilarang mendorong, memukul, dan menendang dalam pertandingan bola basket.
  5. Bola boleh dilemparkan ke segala arah dengan satu atau dua tangan.
  6. Tangan tidak boleh mengepal saat memantul-mantulkan bola.
  7. Durasi pertandingan basket selama 4x10 menit.
  8. Pemenang adalah tim dengan perolehan poin terbanyak.
  9. Setiap tim memiliki hak untuk time out. Setiap babak diberikan kesempatan dua kali time out dan di babak tambahan hanya boleh satu kali.
  10. Satu poin didapatkan jika tim berhasil mencetak poin lewat titik lemparan bebas. Dua poin didapatkan jika bola dimasukkan pada area lingkaran dalam. Dan tiga poin bisa didapatkan jika bola masuk ke dalam ring dengan ditembakkan dari luar garis three points.

Rabu, 02 Oktober 2024

Kelas XII

Muhammad Yusuf S.Pd

Penjaskes

CP : Peserta didik memahami dan mampu menjelaskan pengertian, jenis jenis dan contoh napza

Materi : NAPZA

Strategi : membentuk kelompok dan menganalisis napza






  


Selasa, 17 September 2024

Senam Irama

Muhammad Yusuf S.Pd

Penjaskes

CP : Peserta didik mampu mempraktikkan rangkaian senam irama

Materi : senam irama

Strategi : membentuk kelompok dan mempraktikkan rangkaian gerak senam irama 






Selasa, 30 Juli 2024

Kebugaran Jasmani

Muhammad Yusuf S.Pd

Penjaskes

Pertemuan kedua

CP : Peserta didik mampu mempraktikkan teknik kebugaran jasmani

Tp : 1. peserta didik memahami penting nya kebugaran jasmani 

2. Peserta didik mampu meningkatkan kebugaran jasmani nya masing masing

Materi : kebugaran jasmani

Strategi : Praktek lari keliling lapangan 12 menit dan beeb test ( vo2max ) 


Kebugaran jasmani adalah suatu kebutuhan yang harus kita penuhi agar tubuh kita dapat melakukan banyak aktivitas dengan baik. Kebugaran jasmani dapat dikatakan sebagai bentuk kemampuan fisik seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari tanpa merasa kelelahan yang berlebihan dan tentunya masih memiliki cadangan energi 


1. Daya Tahan


Daya tahan adalah suatu keadaan di mana seseorang dapat menggerakkan tubuh untuk melakukan beberapa aktivitas dengan tempo yang berbeda, namun dapat melakukannya dengan efisien dan efektif tanpa merasakan lelah yang berlebihan. Daya tahan dapat dibagi menjadi dua yaitu, muscular endurance dan cardiorespiratory endurance. Muscular endurance adalah daya tahan dengan menunjukkan kemampuan otot dalam melakukan pekerjaan berat dalam waktu yang lama. Sedangkan cardiorespiratory endurance adalah kemampuan seluruhh tubuh untuk terus bergerak dengan tempo sedang dalam waktu yang lama.


2. Kecepatan


Kecepatan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat yang lain secara cepat. Kecepatan ini dibagi menjadi tiga yaitu, kecepatan sprint, kecepatan reaksi, dan kecepatan bergerak. Kecepatan ini dapat dilatih dengan berlari berdasarkan frekuensi yang disesuaikan.


3. Kekuatan


Kekuatan adalah suatu kemampuan otot-otot dalam melawan beban yang sedang dipikul oleh tubuh. Unsur kekuatan ini juga dapat disebut dengan muscle strength. Kekuatan otot ini juga dapat berhubungan dengan daya otot atau muscle endurance. Ketahanan otot adalah kemampuan otot dalam menahan kontraksi dengan beban ringan secara terus menerus. Ada perbedaan fungsi antara muscle strength dengan muscle endurance. muscle strength digunakan untuk mengangkat beban yang berat dalam satu kegiatan. Sedangkan muscle endurance digunakan untuk melakukan aktivitas fisik ringan dalam jangka waktu yang lama.



Senin, 29 Juli 2024

Kebugaran Jasmani

Muhammad Yusuf S.Pd

Penjaskes

Pertemuan kedua

CP : Peserta didik mampu mempraktikkan teknik kebugaran jasmani

Tp : 1. peserta didik memahami penting nya kebugaran jasmani 

2. Peserta didik mampu meningkatkan kebugaran jasmani nya masing masing

Materi : kebugaran jasmani

Strategi : Praktek lari keliling lapangan 12 menit dan beeb test ( vo2max ) 


Kebugaran jasmani adalah suatu kebutuhan yang harus kita penuhi agar tubuh kita dapat melakukan banyak aktivitas dengan baik. Kebugaran jasmani dapat dikatakan sebagai bentuk kemampuan fisik seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari tanpa merasa kelelahan yang berlebihan dan tentunya masih memiliki cadangan energi 

1. Daya Tahan

Daya tahan adalah suatu keadaan di mana seseorang dapat menggerakkan tubuh untuk melakukan beberapa aktivitas dengan tempo yang berbeda, namun dapat melakukannya dengan efisien dan efektif tanpa merasakan lelah yang berlebihan. Daya tahan dapat dibagi menjadi dua yaitu, muscular endurance dan cardiorespiratory endurance. Muscular endurance adalah daya tahan dengan menunjukkan kemampuan otot dalam melakukan pekerjaan berat dalam waktu yang lama. Sedangkan cardiorespiratory endurance adalah kemampuan seluruhh tubuh untuk terus bergerak dengan tempo sedang dalam waktu yang lama.

2. Kecepatan

Kecepatan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat yang lain secara cepat. Kecepatan ini dibagi menjadi tiga yaitu, kecepatan sprint, kecepatan reaksi, dan kecepatan bergerak. Kecepatan ini dapat dilatih dengan berlari berdasarkan frekuensi yang disesuaikan.

3. Kekuatan

Kekuatan adalah suatu kemampuan otot-otot dalam melawan beban yang sedang dipikul oleh tubuh. Unsur kekuatan ini juga dapat disebut dengan muscle strength. Kekuatan otot ini juga dapat berhubungan dengan daya otot atau muscle endurance. Ketahanan otot adalah kemampuan otot dalam menahan kontraksi dengan beban ringan secara terus menerus. Ada perbedaan fungsi antara muscle strength dengan muscle endurance. muscle strength digunakan untuk mengangkat beban yang berat dalam satu kegiatan. Sedangkan muscle endurance digunakan untuk melakukan aktivitas fisik ringan dalam jangka waktu yang lama.


Senin, 29 Januari 2024

Senam lantai

Muhammad Yusuf S.Pd

Penjaskes

Pertemuan kedua

CP : Peserta didik mampu mempraktikkan teknik dasar senam lantai

Materi : Sepak bola

Strategi : Praktek Individu



Senin, 15 Januari 2024

Senam lantai

Muhammad Yusuf S.Pd

Penjaskes

Pertemuan kedua

CP : Peserta didik mampu mempraktikkan teknik dasar senam lantai

Materi : Sepak bola

Stategi : Praktek Individu

Dalam hal ini para ahli juga memiliki pendapat mengenai pengertian dari senam lantai. Berikut adalah pengertian senam lantai menurut para ahli.

Menurut Yusup Hidayat (2010), senam lantai adalah suatu latihan fisik dengan gerakan-gerakan yang sistematis dan terencana untuk mencapai tujuan tertentu.

Menurut Muhajir (2013), senam lantai adalah salah satu rumpun dalam senam. Gerakan dalam senam lantai sangat beragam dan dilakukan sesuai dengan istilahnya yaitu di lantai.

Macam-Macam Gerak Senam Lantai

Senam lantai memiliki beragam gerakan untuk dilakukan di atas matras. Seperti yang sudah diketahui bahwa senam lantai mengutamakan kombinasi gerakan dalam performanya. Berikut adalah macam-macam senam lantai.

1. Gerak Sikap Lilin (Shoulder Stand)

Sikap lilin atau shoulder stand adalah salah satu gerakan senam lantai untuk melatih keseimbangan dan ketenangan tubuh. Dalam gerakan sikap lilin, kaki sampai pinggang akan diluruskan ke atas sementara bagian kepala, lengan tangan, dan punggung berada di bawah. Sikap lilin ini bertumpu pada punggung bagian atas dan juga siku tangan yang menahan pinggul agar tegak lurus.

Untuk melakukan sikap lilin, berikut ada beberapa langkahnya.

  • Baringkan tubuh di atas matras;
  • Angkat kaki sampai pinggul kalian ke atas secara perlahan;
  • Letakkan telapak tangan di bagian pinggul kalian untuk menopang tubuh agar kaki bisa tegak lurus ke atas;
  • Usahakan agar lengan dan punggung atas menopang tubuh kalian dengan benar agar tubuh tidak jatuh;
  • Luruskan postur kaki hingga pinggul. Lalu kalian bisa menahannya sesuai waktu yang kalian inginkan.


Jumat, 04 Agustus 2023

Kelas X

Muhammad Yusuf S.Pd

Penjaskes

X7

Pertemuan ke dua

CP : Peserta didik mampu mempraktikkan teknik dasar sepakbola

Materi : Sepak bola

Stategi : Praktek individu 


Sepak Bola berasal dari dua kata yaitu "Sepak": dan "Bola". Sepak atau meyepak dapat di artikan menendang (menggunakan kaki) sedangkan "bola" yaitu alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak/tendang oleh para pemain kian kemari. Jadi secara singkat pengertian Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemaian, dengan sasaran gawang dan bertujuan memasukan bola ke gawang lawan.


      Setelah kita tahu pengertian sepak bola mari kita lanjutkan dengan Teknik Dasar permainan Sepak bola. Teknik Dasar Permainan sepak bola dapat diartikan gerak dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain sepak bola. Jika seseorang ingin melakukan permainan sepak bola, ia harus tahu dan mampu melakukan teknik dasar atau gerak dasar permainan tersebut. Apa sajakah teknik dasar permainan sepak bola yang harus dikuasai?


C. Perlengkapan dan Ukuran Lapangan Sepak bola


Lapangan



Bola

Ukuran: 68-70 cm

Keliling:10 cm

Berat: 410-450 gram

Lambungan: 1000 cm pada pantulan pertama

Bahan: kulit atau karet sintetis (buatan)

Tim

Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah satunya penjaga gawang

Jumlah pemain maksimal keluar lapangan(tidak termasuk cedera): 4

Jumlah pemain cadangan maksimal: 12

Jumlah wasit: 1

Jumlah hakim garis: 2-4

Batas jumlah pergantian pemain: 3 kecuali pertandingan uji coba

Perlengkapan permainan

Kaos bernomor (sejak tahun 1954)

Celana pendek

Kaos kaki

Pelindung tulang kering

Alas kaki bersolkan karet

D. Teknik Dasar Permainan Sepak Bola:


Teknik menendang bola;

      Yaitu teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik ini merupakan faktor yang dominan dalam permainan sepak bola. Teknik menendang bola dapat di bagi menjadi beberapa bagian:

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar.

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung

Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam adalah sebagai berikut:

Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.

Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis pergelangan kaki diputar ke arah luar

Senin, 31 Juli 2023

Kelas X

 Muhammad Yusuf S.Pd

Penjaskes

X7

Pertemuan ke dua

CP : Peserta didik mampu mempraktikkan teknik dasar sepakbola

Materi : Sepak bola

Stategi : Praktek individu 


Sepak Bola berasal dari dua kata yaitu "Sepak": dan "Bola". Sepak atau meyepak dapat di artikan menendang (menggunakan kaki) sedangkan "bola" yaitu alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak/tendang oleh para pemain kian kemari. Jadi secara singkat pengertian Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemaian, dengan sasaran gawang dan bertujuan memasukan bola ke gawang lawan.


      Setelah kita tahu pengertian sepak bola mari kita lanjutkan dengan Teknik Dasar permainan Sepak bola. Teknik Dasar Permainan sepak bola dapat diartikan gerak dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain sepak bola. Jika seseorang ingin melakukan permainan sepak bola, ia harus tahu dan mampu melakukan teknik dasar atau gerak dasar permainan tersebut. Apa sajakah teknik dasar permainan sepak bola yang harus dikuasai?


C. Perlengkapan dan Ukuran Lapangan Sepak bola


Lapangan



Bola

Ukuran: 68-70 cm

Keliling:10 cm

Berat: 410-450 gram

Lambungan: 1000 cm pada pantulan pertama

Bahan: kulit atau karet sintetis (buatan)

Tim

Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah satunya penjaga gawang

Jumlah pemain maksimal keluar lapangan(tidak termasuk cedera): 4

Jumlah pemain cadangan maksimal: 12

Jumlah wasit: 1

Jumlah hakim garis: 2-4

Batas jumlah pergantian pemain: 3 kecuali pertandingan uji coba

Perlengkapan permainan

Kaos bernomor (sejak tahun 1954)

Celana pendek

Kaos kaki

Pelindung tulang kering

Alas kaki bersolkan karet

D. Teknik Dasar Permainan Sepak Bola:


Teknik menendang bola;

      Yaitu teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik ini merupakan faktor yang dominan dalam permainan sepak bola. Teknik menendang bola dapat di bagi menjadi beberapa bagian:

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar.

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung

Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam adalah sebagai berikut:

Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.

Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis pergelangan kaki diputar ke arah luar.


Posted by On Wednesday, November 16, 2022
78 Contoh Soal Sepak Bola Pilihan Ganda dan Jawabannya

Contoh soal sepak bola pilihan ganda dan jawabannya - Hallo adik-adik semua, bagaimana kabarnya? Kakak harap kalian semua sehat-sehat selalu ya.

Pada kesempatan kali ini kakak ingin membagikan kumpulan soal sepak bola kelas 11 dan 9 beserta jawabannya.

Maka dengan itu, kakak memberi judul artikel ini dengan nama contoh soal penjaskes materi sepak bola.

Baca juga: Materi Sepak Bola Lengkap

100 Contoh Soal Sepakbola Lengkap 


Ada sekitar 100 butir soal (PG/Pilihan Ganda/Pilgan) penjasorkes tentang materi sepak bola dan jawabannya yang bisa adik-adik jadikan referensi dalam menghadapi ujian dari guru.

Berikut ini adalah soal dan jawaban tentang sepakbola pilihan ganda.

PETUNJUK UMUM

  • Tulis namamu di sudut kanan atas.
  • Bacalah setiap soal dengan teliti.
  • Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah.
  • Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan pada pengawas.

Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, dan D!

1. Lama waktu permainan sepak bola adalah ...
a. 2 X 30 menit
b. 2 X 40 menit
c. 2 X 45 menit
d. 2 X 50 menit
e. 2 X 60 Menit

2. Pada pertandingan sepak bola pergantian pemain maksimal sebanyak ...
a. Satu kali
b. Dua kali
c. Tiga kali
d. Empat kali
e. Lima kali

3. Yang tidak termasuk teknik badan dalam permainan sepak bola adalah ...
a. Cara berlari
b. Melompat
c. Cara gerak tipu badan
d. Cara mencari daerah kosong
e. Cara menendang bola yang benar

Senin, 10 April 2023

Kelas XI

Nama Guru : Muhammad Yusuf 

Mapel : Penjaskes 
Kelas : XI IPA dan IPS
K.D : 3.8 Menganalis pengertian dan manfaat pergaulan sehat remaja
Tujuan Pembelajaran : agar peserta didik mengetahui manfaat dari pergaulan sehat remaja

A. Pengertian Pergaulan Sehat

Pergaulan adalah interaksi antar individu baik perorangan maupun kelompok. Prinsip-prinsip pergaulan adalah kebenaran, kebaikan, keindahan, dan persamaan. Dalam bergaul terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu kondisi fisik, kebebasan emosional, interaksi sosial, dan pengetahuan terhadap kemampuan sendiri. Pergaulan yang sehat ialah pergaulan sesama atau lawan jenis yang baik, tidak melanggar aturan norma dan etika yang berlaku di masyarakat. Ciri-ciri pergaulan sehat ialah mau menyadari perkembangan diri, bernilai positif, mampu untuk mengerti, tidak berprasangka buruk, saling terbuka, serta menghormati dan kekurangan masing-masing.

B. Beberapa Cara Remaja Bergaul secara Sehat 

Bergaul dengan siapa saja adalah hal yang baik, tetapi tetap harus memperhatikan bagaimana cara bergaul secara sehat. Berikut adalah beberapa contoh remaja bergaul secara sehat.

1. Adanya kesadaran beragama bagi remaja.
Bagi anak remaja sangat diperlukan adanya pemahaman, pendalaman, serta ketaatan terhadap ajaran-ajaran agama. Dalam kenyataan sehari-hari menunjukkan bahwa anak remaja yang melakukan kejahatan sebagian besar kurang memahami norma-norma agama. Oleh karena itu, kita harus memiliki kesadaran beragama agar tidak terjerumus dalam pergaulan tidak sehat.

2. Memiliki rasa setia kawan.
Agar dapat terjalin hubungan sosial remaja yang baik, peranan rasa setia kawan sangat dibutuhkan. Sebab kesadaran inilah yang dapat membuat kehidupan remaja menjadi tentram.

3. Memilih teman.
Maksud dari memilih teman adalah mengantisipasi agar kita tidak terpengaruh dengan sifat yang tidak baik. Walaupun begitu, teman yang pergaulannya buruk tidak harus kita asingkan, kita tetap berteman dengannya, tetapi harus menjaga jarak. Jangan terlalu dekat dengan dia.

4. Mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.
Bagi mereka yang mengisi waktu senggangnya dengan bacaan yang buruk (misalnya novel/komik seks), hal itu akan berbahaya dan dapat menghalangi mereka untuk berbuat baik. Maka, jika ada waktu senggang kita harus mengisinya dengan hal-hal yang positif, misalnya menulis cerpen, menggambar, atau yang lainnya.

5. Antara laki-laki dan perempuan memiliki batasan-batasan tertentu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya remaja harus menjaga jarak dengan lawan jenisnya. Sebagai contoh jangan duduk terlalu berdekatan karena dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

6. Menstabilkan emosi.
Jika memiliki masalah kita tidak boleh emosi. Harus sabar dengan cara menenangkan diri. Harus menyelesaikan masalah dan komunikasi bukan amarah atau emosi.

Atletik

Nama guru : Muhammad Yusuf S.Pd Mapel : Penjaskes  hari / tanggal : Rabu, 22 Juli 2026 Kelas :...